Nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia. Saking pokonya meskipun sudah memakan berbagai jenis makanan, tetapi belum makan judulnya kalau belum makan nasi. Hal itu sudah menjadi rahasia umum.

Dengan berkembangnya zaman dan technologi, cara untuk menyajikan atau memasak nasipun beragam caranya. Orang terdahulu lebih mempercayakan dandang sebagai alat memasaknya. Memang betul cara memasak nasi menggunakan dandang tidak praktis dan membutuhkan waktu serta tenaga yang tidak sedikit. Tapi biasanya nasi yang dihasilkan pun akan lebih pulen karena prosesnya penyajianya pun memiliki beberapa tahapan. Sampai akhirnya nasi pulen dan hangat tersaji di atas meja. (jadi kebayang nasi pulen buatan si nene di kampung):)

Di zaman yang segalanya serba cepat seperti sekarang ini, adanya rice cooker membantu kita agar memasak nasi tidak menyita waktu dan tenaga kita. Meskipun begitu rasa nasi yang dihasilkan akan sedikit berbeda dengan nasi yang dimasak dengan dandang. Namun bukan berarti kita tidak bisa memasak nasi yang pulen meskipun hanya menggunakan rice cooker.

Berikut cara dan tips agar memasak nasi bisa pulen meskipun dengan rice cooker.

  1. Pastikan memilih beras berkualitas baik, karena beras berkualitas baik akan menghasilkan nasi yang pulen dan enaka ketika dimasak. Beras yang berkualitas baik biasanya putihnya alami dan tidak terdapat banyak gabah atau debu-debu lainya.
  2.  Prose pencucian beras pula perlu diperhatikan karena pada umumnya beras disimpan cukup lama dan ditempat tertutup. Tidak menutupi kemungkinan adanya bau apek atau debu-debu lainya yang menempel, oleh karena nya proses pencucian harus benar-benar bersih tapi jangan sampai kandungan gizinya hilang karena kelamaan mencucinya. Untuk itu pencucian beras tidak lebih dari 2x ganti air, pada saat pencucian awal beras diaduk sampai kotoranya keluar semua. Ganti air kedua demikian juga dan air ketiga merupakan air yang dipakai untuk memasak nanti. Kenapa harus sampai bersih? karena bersihnya beras saat dicuci juga mempengaruhi hasil memasak nasi nantinya.
  3. Air ketiga yang dipakai untuk memasak pastikan takaran nya tepat sesuai dengan jenis beras yang anda gunakan. Oleh karenanya kenali jenis beras yang anda konsumsi terlebih dahulu. Apakah memerlukan banyak air atau cukup dengan sedikit air saja. Apabila anda belum mengetahuinya maka untuk pengaturan takaran air saat memasak nasi bisa menggunakan cara tradisional yaitu dengan menyelupkan jari telunjuk ke dalam beras, pastikan air yang ada bisa melarutkan setengah dari jari telunjuk kita.  Dilihat dari hasilnya nanti anda akan mengetahui jenis yang manakah beras yang anda konsumsi. Terlepas dari itu yang terpenting pastikan air yang digunakan bersih agar nasi yang dihasilkan pulen dan enak.
  4. Apabila anda orang rumahan atau memiliki waktu luang bisa mencoba cara seperti ini, sebelum beras dimasak menggunakan rice cooker. Masak terlebih dahulu beras tersebut menggunakan kompor dan dengan panci rice cookernya. Setelah mendidih angkat dan diaduk-aduk sampai lapisan beras yang paling bawah teraduk juga (hal ini untuk mencegah lengket pada saat nasi matang nanti). Setelah itu tinggal dimasak menggunakan rice cooker. Hal seperti ini pun bisa mempercepat proses memasak, karena kadar air sudah dalam keadaan panas. Apabila dianggap ribet anda bisa langsung memasaknya menggunakan rice cooker. Kalau ada waktu nanti bisa mencoba cara pertama tadi dan rasakan bedanya.
  5. Jika tomobol rice cooker sudah berubah dari “cook ke warm”sabaiknya bisa anda buka dan aduk nasi tersebut agar matangnya merata kemudian tutup kembali untuk beberapa saat sebelum nasi siap disajikan.
  6. Nasi yang akan disajikan bisa di “akeul” kalau kata orang sunda mah, dikipasin sampai hangat tidak terlalau panas. Dengan begitu nasi akan terasa enak dan pulen hampir sama rasanya dengan nasi yang dimasak di dandang.

Ternyata gampang kan memasak nasi agar pulen dan enak meskipun menggunakan ricek cooker. Salah satu kunci untuk memasak nasi pulen dan enak adalah mengetahun jenis beras yang dikonsumi.  Untuk yang belum memiliki tempat langgananan beras tidak ada salahnya apabila kita menanyakan kepada penjual jenis beras apakah yang kita pilih. Perlu air banyak kah atau sedikit kah. Setelah itu jadi tahu jenis apakah yang kita konsusmi. Untuk beras yang dipanen sendiri dari kampung biasanya masih murni tanpa ada campuran dan termasuk ke beras yang kualitas baik sehingga air yang digunakan cukup sedikit saja. Tapi tidak semuanya karena da sebagian beras berkualitas baik pula memerlukan air yang cenderung lebih banyak dalam memasaknya. Kembali lagi, kenali jenis beras itu termasuk poin terpentingnya.

Kemudian kualitas dan jenis rice cooker juga mempengaruhi nasi yang dihasilkan, meskipun demikian yang terpenting adalah bagaimana cara kita merawat agar rice cooker itu bisa awet digunakan dan selalu bersih dari kotoran sisa-sisa memasak nasi dan debu. Karena apabila rice cooker jarang dibersihkan merupakan sarang bakteri dan kuman penyakit.

Demikian cara dan tips memasak nasi pulen dan enak meskipun hanya dengan rice cooker. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

 

Semangat Memasak

Neng Eka Santi

😀